Kamis, 21 April 2016

ARTIKEL BP 4 KULIAH TAMU 2



ARTIKEL BUSINESS PRACTICE 4
KULIAH TAMU



 



RETAIL BANKING DAN 4 FUNGSI BISNIS
PADA PERUSAHAAN JASA
OLEH Mutia A Tasya S.I.Kom
FISIP UB

NAMA
DEBI MAENADI
13101281




SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ASIA MALANG












            Di awal dari perkuliahan tamu kak tasya menyampaikan banyak materi yang cukup rumit di mengerti karena cukup cepat pembicaraannya, dari prosesi keseimbangan otak kanan dan otak kiri untuk berfikir dan menyelesaikan masalah yang terjadi saat berhadapan orang yang tidak di kenal dan cukup rumit sifatnya.

            Kak tasya menyampaikan tentang bank yang merupakan tempat penukaran uang, dan juga mencantukan UU Negara Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 1998 yang berisi Funding, Lending, Dan memberikan jasa.

            Funding yang merupakan menyimpan uang yang di anggap aman dan dapat di percaya dalam hal penyimpanan di suatu bank.
            Lending merupakan menaruh kepercayaan kepada nasabah.

Jenis – Jenis Bank

  1.  Bank Sentral 
    • Penerbitan uang dalan suatu negara
  2. Bank Umum
  3. Bank Perkreditan Rakyat ( BPR ) 
    • Tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran
  4. Bank Syariah
    • Berdasarkan prinsip bagi hasil




 
Kerja Di Bank
  • Life Time Relationship
  • Bagian dari siklus hidup manusia dapat dilayani oleh bisnis customer banking
  • System komplek paling aman ( BI, OJK, LPS, Asuransi )
  • Gaji dan kesejahteraan terjamin ( gaya hidup normal )
    1.  Tunjangan
    2. Akomodasi
    3. Uang saku
    4. Bonus tahunan
    5. Bantuan akhir tahun
    6. Dll
  • Berbagai program yang menghasilkan insentif
  • Jenjang karir yang sangat terbuka
  • Care terhadap penampilan, komunikatif, percaya diri


Proses Rekrutmen
  • Job fair / intern
  • Tahap 1 psikotes internal
  • Tahap 2 tulis
  • Tahap 3 interview 1
  • Tahap 4 interview 2 oleh pemimpin cabang
  • Tahap 5 psikotes eksternal
  • Tahap 6 interview 3
  • Tahap 7 tes kesehatan

Status Karyawan
  • Magang = PKL
  • Outsourching = pihak ketiga
  • Kontrak = 6 bln, 1 thn
  • Tetap
Macam Direktorat dalam BANK
  1.  Direktorat pengembangan bisnis dan TI
  2. Direktorat retail
  3. Direktorat komersial
  4. Direktorat mikro
  5. Direktorat keuangan dan perencanaan
  6. Direktorat pelayanan dan operasi
  7. Direktorat MRK dan PSDM

Operasional
  1. Manager pelayanan dan operasional
  2. Coordinator pelayanan
  3. Front office
  4. Operator
  5. Coordinator operasional
  6. Back office ( Kliring, RTGS)
  7. Coordinator BCS
  8. BCS ( CI, ADMK, ADML, Legal )
  9. Sarlog ( gudang, cleaning service, driver)
  10. IT
  11. Internal Control

Pengelompokan Nasabah Perorangan
  1. Lower mass --- DPK < 5 JT
  2. Mass --- 5 JT ≤ DPK < 100 JT
  3. Mass affluent --- 100 JT ≤ DPK < 500 JT
  4. Affluent --- 500 JT ≤ DPK < 5 M
  5. High net worth --- 5 M ≤ DPK < 25 M
  6. Ultra --- DPK ≥ 25 M
Produk Funding
  1. Tabungan
  2. TabunganKu, bisnis, premium, haji, dll
  3. Giro
  4. Giro rupiah, valas
  5. Deposito
  6. Deposito rupiah, dollar, on call, dll
Produk Lending
  1. Consumer
  2. KPR, KPM, KSG, Kartu Kredit
  3. UKMK
  4. Kredit modal kerja, kredit investasi
Perhitungan Bungan
ü  Funding
Nominal x Bungan x jumlah hari x 80 %
365

ü  Lending
Nominal x bunga x jumlah hari
360

Prinsip Perkreditan
Bisa menggunakan prinsip 6 C
  1. Character – keyakinan terhadap moral, watak, dan sifat pribadi yang positif, kemauan mengembalikan kredit.
  2. Capacity – penilaian kemampuan pembayaran ( hasil usaha )
  3. Capital – semakin besar modal pribadi, semakin besar pula tanggung jawab dan kesungguhannya.
  4. Collateral – nilai jaminan sebagai perlengkapan kelayalan usaha.
  5. Condition of  economic – situasi dan kondisi perekonomian, kebijakan pemerintah, prospek usaha.
  6. Constraint – batasan atau hambatan dalam melakukan usaha, terkait agama, tradisi, moral, dsb



Selasa, 12 April 2016

MAKALAH
BUSINESS PRACTICE 4






PERUSAHAAN MANUFAKTUR
Nama kelompok:
AMALIA
ARINDA
BELA
DEBI 
DENY



Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) ASIA Malang
Jln Soekarno Hatta – Rembuksari 1A Malang
Tahun Ajaran 2013/2014






Kata Pengantar

Pujisyukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan karunia-Nya Makalah BUSINESS PRACTICE ini dapat diselesaikan tepat waktu.
  Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan Makalah BUSINESS PRACTICE ini. Kami menyadari di dalam Makalah BUSINESS PRACTICE ini jauh dari kata sempurna.
  Oleh karena itu kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. Akhir kata kami mengharapkan Makalah BUSINESS PRACTICE ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.




















PROFIL DEA BAKERY

Berangkat dari hobi Mulyani Hadiwijaya, owner Dea Cake & Bakery dalam membuat kue. Awalnya kami memulai usaha toko bahan kue “Dea” di pasar Kepanjen pada tahun 2001. Kami rutin mengadakan kursus membuat kue agar pelanggan semakin bersemangat untuk membuat kue-kue baru, juga untuk memberikan pelatihan kewirausahaan serta pengetahuan tentang bahan-bahan kue yang digunakan.
Kami juga intensif menerima pesanan kue yang semakin hari semakin banyak. Kami mengerjakannya di rumah. Sampai akhirnya pada Bulan Januari 2009 kami membuka Dea Cake & Bakery yang pertama di Kepanjen.
Sekarang di pertengahan tahun 2014, outlet kami sudah berkembang menjadi 20 outlet yang tersebar di Kepanjen, Gondanglegi, Turen, Dampit, Dinoyo, Sawojajar, Singosari, Tumpang, Batu1, Pakis, Pandaan, Ngunut, Batu2, Pujon, Penarukan, Probolinggo dan Bandulan.
Kami mempunyai impian membuka lebih banyak lagi cabang-cabang baru karena ingin membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas dalam rangka mengurangi pengangguran yang ada di negeri ini.
Dea Cake & Bakery sangat berkomitmen terhadap kualitas produk, mulai dari pemilihan bahan yang berkualitas dan konsisten, menjadikan rasa roti & cake yang lezat dan tekstur roti & cake yang lembut, tentu saja dengan harga yang terjangkau. Dalam hal mutu Dea Cake and Bakery telah menyandang Piagam Bintang Satu Keamanan Pangan dari BADAN POM RI dengan nomor 101014,3507,159 dan selalu diaudit oleh Pemerintah secara berkala. Kami berupaya memberikan produk kami kepada semua kalangan dan dengan harga terjangkau kami berharap semua orang bisa menikmati produk Dea Cake & Bakery. 
Fresh from the oven adalah salah satu layanan prima kami, setiap roti dan cake yang kami produksi kesegarannya selalu terjaga karena di produksi di masing-masing gerai dengan oven berkualitas.
Fasilitas delivery order atau layanan pesan antar kami juga siap mengirim ke tempat anda, untuk memudahkan anda mensukseskan acara serta memberikan kenyamanan berbelanja roti & cake.

Momen spesial tak pernah lepas dari hidangan spesial, Dea Cake & Bakery siap menyajikan kue lezat tak terlupakan untuk melengkapi momen khusus seperti pernikahan, wisuda, khitanan, ulang tahun, dll.

 Tidak berlebihan jika kami memiliki motto “Rasa Hebat ! Harga Hemat !!"




PRODUK PERUSAHAAN
     
Tart Rainbow Mini Tart

 
Mini Black Florist Black Florist



Kegiatan Usaha
Proses pengolahan bahan baku menjadi bahan jadi dan kemudian langsung di jual.









Foto kunjungan ke dea bakery

       





















BAB V
Penutup

Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai materi yang menjadi bahasan dalam makalah ini, tentunya banyak kekurangan dan kelemahan kerena terbatasnya pengetahuan yang kami peroleh hubungannya dengan makalah ini. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis para pembaca khusus pada penulis.




















ARTIKEL BP 4 KULIAH TAMU

ARTIKEL BUSINESS PRACTICE 4
KULIAH TAMU







TENTANG PERUSAHAAN MANUFAKTUR, RETAIL DAN SERVICE
OLEH Dr. David S. Kodrat, MM, CPM

NAMA
DEBI MAENADI
13101281





SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI ASIA MALANG
Diawal kuliah tamu, mahasiswa diuji dengan pemanasan otak yang bertujuan untuk merefresh Audient ( Mahasiswa ) untuk terlibat langsung dalam materi materi yang akan disajikan oleh Pembicara. Hasilnya luar biasa, dari awal hingga akhir mahasiswa sangat antusias mengikuti point to point yang tersajikan. Sampai mahasiswa ikut turut  serta mempraktekan mekanisme produksi dengan metode sederhana. Missal, pada saat hitungan satu. Audient dianjurkan untuk memindahkaan pena temen mahasiswa yang duduk disampingnya  ke posisinya hingga hitungan ketiga. Namun ketika hitungan ke empat peserta dianjurkan untuk melakukan feedback. Dalam hal ini mengajari untuk kerja sama tim yang baik, dan jika kerja sama tidak berjalan dengan baik maka pada hitungan ke 4 akan bingung.
Dalam kuliah tamu kali ini Bpk.david membahas sekaligus memperkenalkan tentang arti perusahaan Manufaktur, Retail & servis atau jasa. Perusahan Manufaktur adalah perusahan yang memproduksi bahan mental di proses sampai bahan jadi lalu di jual ke konsumen contoh industri wine, dari proses pertama dari buah anggur kemudian di jadikan jus, setelah jus keludian melalui proses fermentasi kemudian proses penekanan untuk memisahkan dari benda-benda padat lalu masuk proses klasifikasi lajut ke filtrasi kemudian di simpan lalu masuk ke proses packing. Dari contoh tersebut bisa di lihat bahwa perusahan wine ini bergerak di bidang Manufaktur dapat di lihat dari proses awal dari buah anggur menjadi jus itu adalah suatu proses Manufakturing.
Sedang pengertian dari Perusahaan Retail adalah perusahan yang membeli bahan setengah jadi di olah kembali dan kemudian di jual kembali atau perusahan membeli barang kemudian barang tersebut di jual kembali. contoh supermarket
 Perusahaan Servis atau Jasa adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa di sini yang di maksud adalah perusahan ini tidak menawarkan barang untuk di jual melainkan melayani atau servis kepada pelanggan, sehingga tugas perusahaan ini adalah untuk memberikan pelayanan atau servis terbaik untuk pelanggan contoh salon, bengkel bahkan rumah sakit juga termasuk perusahaan jasa.

Dalam awal materi bapak david memberikan beberapa contoh perusahaan yang bergerak pada bidan manufaktur, retail, dan service.
Di mana bapak david memberikan contoh perusahaan wine, PT. Denso Indonesia, TOYOTA, Salon Johny Andrean.
Di mana bapak david menjelaskan proses produksi yang panjang dari perusahaan wine
Dari proses awal mencuci dan mengupas buah (QC PROSES) à di proses menjadi jus buah (QC PROSES) à filtrasi à fermentasi (QC PROSES) à aging à pengisian. Dalam model KSF Produksi Wine.
















Rabu, 06 April 2016